Sabtu, 02 Oktober 2010

10 Pribadi Muslim

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Al-Qur'an dan Sunnah merupakan dua pusaka Rasulullah Saw yang harus selalu dirujuk oleh setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang amat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim. Pribadi muslim yang dikehendaki oleh Al-Qur'an dan sunnah adalah pribadi yang shaleh, pribadi yang sikap, ucapan dan tindakannya terwarnai oleh nilai-nilai yang datang dari Allah Swt. Persepsi masyarakat tentang pribadi muslim memang berbeda-beda, bahkan banyak yang pemahamannya sempit sehingga seolah-olah pribadi muslim itu tercermin pada orang yang hanya rajin menjalankan Islam dari aspek ubudiyah, padahal itu hanyalah salah satu aspek yang harus lekat pada pribadi seorang muslim. Oleh karena itu standar pribadi muslim yang erdasarkan Al-Qur'an dan sunnah merupakan sesuatu yang harus dirumuskan, sehingga menjadi acuan bagi pembentukan pribadi muslim. Bila disederhanakan, sekurang-kurangnya ada sepuluh profil atau ciri khas yang harus lekat pada pribadi muslim.

1. Salimul Aqidah
Aqidah yang bersih (salimul aqidah) merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah Swt dan dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah sebagaimana firman-Nya yang artinya: 'Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku, semua bagi Allah Tuhan semesta alam' (QS 6:162). Karena memiliki aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka dalam da'wahnya kepada para sahabat di Makkah, Rasulullah Saw mengutamakan pembinaan aqidah, iman atau tauhid.

2. Shahihul Ibadah
Ibadah yang benar (shahihul ibadah) merupakan salah satu perintah Rasul Saw yang penting, dalam satu haditsnya; beliau menyatakan: 'shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat.' Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul Saw yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

3. Matinul Khuluq
Akhlak yang kokoh (matinul khuluq) atau akhlak yang mulia merupakan sikap dan prilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada Allah maupun dengan makhluk-makhluk-Nya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat. Karena begitu penting memiliki akhlak yang mulia bagi umat manusia, maka Rasulullah Saw ditutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung sehingga diabadikan oleh Allah di dalam Al-Qur'an, Allah berfirman yang artinya: 'Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung' (QS 68:4).

4. Qowiyyul Jismi
Kekuatan jasmani (qowiyyul jismi) merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat atau kuat, apalagi perang di jalan Allah dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya. Oleh karena itu, kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Meskipun demikian, sakit tetap kita anggap sebagai sesuatu yang wajar bila hal itu kadang-kadang terjadi, dan jangan sampai seorang muslim sakit-sakitan. Karena kekuatan jasmani juga termasuk yang penting, maka Rasulullah Saw bersabda yang artinya: 'Mu'min yang kuat lebih aku cintai daripada mu'min yang lemah' (HR. Muslim).

5. Mutsaqqoful Fikri
Intelek dalam berpikir (mutsaqqoful fikri) merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas) dan Al-Qur'an banyak mengungkap ayat-ayat yang merangsang manusia untuk berpikir, misalnya firman Allah yang artinya: Mereka bertanya kepadamu tentang, khamar dan judi. Katakanlah: 'pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.' Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: 'Yang lebih dari keperluan.' Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir (QS 2:219). Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan aktivitas berpikir. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas. Bisa kita bayangkan, betapa bahayanya suatu perbuatan tanpa mendapatkan pertimbangan pemikiran secara matang terlebih dahulu. Oleh karena itu Allah mempertanyakan kepada kita tentang tingkatan intelektualitas seseorang sebagaimana firman-Nya yang artinya: Katakanlah: samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui, sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran (QS 39:9).

6. Mujahadatun Linafsihi
Berjuang melawan hawa nafsu (mujahadatun linafsihi) merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada  diri seorang muslim, karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan dan kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Oleh karena itu hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam, Rasulullah Saw bersabda yang artinya: Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran islam) (HR. Hakim).

7. Harishun 'ala Waqtihi
Pandai menjaga waktu (harishun ala waqtihi) merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu itu sendiri mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya. Allah Swt banyak bersumpah di dalam Al-Qur'an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan sebagainya. Allah Swt memberikan waktu kepada manusia dalam jumlah yang sama setiap, Yakni 24 jam sehari semalam. Dari waktu yang 24 jam itu, ada manusia yang beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi. Karena itu tepat sebuah semboyan yang menyatakan: 'Lebih baik kehilangan jam daripada kehilangan waktu.' Waktu merupakan sesuatu yang cepat berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi. Oleh karena itu setiap muslim amat dituntut untuk memanaj waktunya dengan baik, sehingga waktu dapat berlalu dengan penggunaan yang efektif, tak ada yang sia-sia. Maka diantara yang disinggung oleh Nabi Saw adalah memanfaatkan momentum lima perkara sebelum datang lima perkara, yakni waktu hidup sebelum mati, sehat sebelum sakit, muda sebelum tua, senggang sebelum sibuk dan kaya sebelum miskin.

8. Munazhzhamun fi Syu'unihi
Teratur dalam suatu urusan (munzhzhamun fi syuunihi) termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al-Qur'an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama, maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga Allah menjadi cinta kepadanya. Dengan kata lain, suatu urusan dikerjakan secara profesional, sehingga apapun yang dikerjakannya, profesionalisme selalu mendapat perhatian darinya. Bersungguh-sungguh, bersemangat dan berkorban, adanya kontinyuitas dan berbasih ilmu pengetahuan merupakan diantara yang mendapat perhatian secara serius dalam menunaikan tugas-tugasnya.

9. Qodirun 'alal Kasbi
Memiliki kemampuan usaha sendiri atau yang juga disebut dengan mandiri (qodirun alal kasbi) merupakan ciri lain yang harus ada pada seorang muslim. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian, terutama dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki kemandirian dari segi ekonomi. Karena itu pribadi muslim tidaklah mesti miskin, seorang muslim boleh saja kaya raya bahkan memang harus kaya agar dia bisa menunaikan haji dan umroh, zakat, infaq, shadaqah, dan mempersiapkan masa depan yang baik. Oleh karena itu perintah mencari nafkah amat banyak di dalam Al-Qur'an maupun hadits dan hal itu memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Dalam kaitan menciptakan kemandirian inilah seorang muslim amat dituntut memiliki keahlian apa saja yang baik, agar dengan keahliannya itu menjadi sebab baginya mendapat rizki dari Allah Swt, karena rizki yang telah Allah sediakan harus diambil dan mengambilnya memerlukan skill atau ketrampilan.

10. Naafi'un Lighoirihi
Bermanfaat bagi orang lain (nafi'un lighoirihi) merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan keberadaannya karena bermanfaat besar. Maka jangan sampai seorang muslim adanya tidak menggenapkan dan tidak adanya tidak mengganjilkan. Ini berarti setiap muslim itu harus selalu berpikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksimal untuk bisa bermanfaat dalam hal-hal tertentu sehingga jangan sampai seorang muslim itu tidak bisa mengambil peran yang baik dalam masyarakatnya. Dalam kaitan inilah, Rasulullah saw bersabda yang artinya: sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Qudhy dari Jabir). Demikian secara umum profil seorang muslim yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan hadits, sesuatu yang perlu kita standarisasikan pada diri kita masing-masing.

Quoted From: Drs. H. Ahmad Yani

Rabu, 07 Juli 2010

Riwayat Kerinduan

Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raj’a bin Amr An-Nakha’I, ia berkata, “Adalah di Kufah, terdapat seorang pemuda tampan, ia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat ia mampir berkunjung kekampung dari Bani An-Nakha’. Dia melihat seorang wanita cantik sehingga ia jatuh cinta dan kasmaran. Ternyata si wanita ini pun demikian juga. Karena sudah terlanjur jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang untuk melamarnya. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah berjodoh dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tidak bisa padam bahkan semakin berkobar.

Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seseorang untuk si pemuda, bunyinya, ‘Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku dirumahku.’ Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, ‘Aku tidak setuju dengan kedua alternatif itu, ... sesungguhnya aku takut kepada siksa hari yang besar, jika aku mendurhakai Tuhanku. (yunus: 15). Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya.

Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata, ‘Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tidak ada orang yang lebih berhak untuk bertakwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu.’

Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu kepada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus dan kurus menahan rindu, sampai akhirnya dia meninggal karenanya. Dan pemuda itu sering kali berziarah ke kuburnya, dia menangis dan mendoakannya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburnya. Dia bermimpi bertemu dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya, ‘Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?’

Dia menjawab, ‘Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat menggiring menuju kebaikan.’ Pemuda itu bertanya, ‘Jika demikian ke manakah kau menuju?’ Dia menjawab, ‘Aku sedang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di surga kekekalan yang dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak.’ Pemuda itu berkata, ‘Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu.’ Dia menjawab, ‘Demi Allah, aku tidak akan melupakanmu. Dan aku meminta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah Swt.) agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah.’ Si pemuda bertanya, ‘Kapan aku bisa melihatmu?’ Jawab si wanita: Tidak lama lagi kau akan datang melihat kami.’ Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadirat-Nya." 

Sabtu, 16 Januari 2010

PENGUMUMAAAN...!!!!



LOWONGAN untuk segala usia dan golongan.

Sahabat Hikmah...

Sebuah lowongan istimewa telah dipersiapkan sebelum alam ini diciptakan. Lowongan ini terbuka bagi semua orang tanpa pengecualian, tanpa melihat pengalaman kerja, tanpa ijazah, tanpa koneksi. Lowongan ini terbuka bagi semua pengangguran maupun yang sedang bekerja dengan latar belakang apapun, baik direktur, gubernur, tukang becak, perampok, koruptor, pembunuh, pendeta, kyai, para dermawan, orang bodoh, orang cerdas, dll.

Setiap pelamar dijamin pasti diterima di salah satu posisi yang disediakan, bahkan YANG TIDAK MELAMAR SEKALAIPUN PASTI DIPANGGIL DAN DITERIMA!

LOWONGAN DISEDIAKAN UNTUK 2 POSISI:

A. Penghuni Syurga
B. Penghuni Neraka

UNTUK POSISI A DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB:
 
Sebelum kandidat diberi fasilitas final berupa Syurga yang kekal abadi, kandidat dijamin akan memperoleh training outdoor dan indoor, berupa:

1. Nikmat kubur.
2. Jaminan perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan meniti Sirath-al mustaqim.

Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan dunia. Rasulullah bersabda, "Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia" (HR Muslim).

Nikmat yang lebih indah dari syurga adalah 'merasakan' ridha Allah dan kesempatan merasakan 'wajah' Allah, inilah puncak segala kenikmatan, inilah kenikmatan yang tak mampu dibayangkan manusia,yaitu keindahan menikmati sifat-sifat dan kalam murni Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

UNTUK POSISI B DIPASTIKAN AKAN MENIKMATI BERAGAM KESEMPATAN DIBAWAH INI:

Kandidat dipastikan mendapat berbagai fasilitas Neraka berupa alam terbuka dengan fasilitas pemanas ruangan yang bertemperatur sangat luar biasa panasnya. Bahkan bila sebutir pasir neraka dijatuhkan ke muka bumi maka mengeringlah seluruh samudera di muka bumi ini dan mendidihlah kutub es yang ada di muka bumi ini. Bahkan bila seseorang dikeluarkan dari dalamnya sekejab kemudian dipindahkan ketumpukan api unggun yang menyala-nyala di muka bumi ini maka iapun kan merasa lega.

Neraka sangat luas,  jadi para pelamar posisi ini tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat. Para pelamar posisi ini juga tak perlu khawatir segera mati kalau dibakar, karena tubuh kita akan dibuat sedemikian rupa hingga mampu memuai kalau dibakar (seperti kerupuk bila digoreng).

Rasulullah saw bersabda, "Di neraka gigi seorang kafir akan (memuai) hingga sebesar gunung Uhud, dan (tebal) kulitnya membentang sejauh tiga hari perjalanan" (diriwayatkan oleh Abu Hurairah, HR Muslim).Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda, "Neraka dipegang oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuhpuluh ribu malaikat" (HR Muslim). Rasulullah saw bersabda, "Allah mempunyai malaikat yang jarak antara kedua belah matanya adalah sepanjang seratus tahun perjalanan" (Abu Daud, Ibn Hanbal).

Oh, ya. Fasilitas ini juga meliputi makanan gratis yang mampu membakar isi perut, minuman yang mampu membocorkan usus serta fasilitas kolam renang gratis yang berisi nanah dan darah. Beberapa pembantu gratis juga disiapkan untuk penyayat lidah orang-orang yang suka menyakiti hati orang lain, maupun menyeterika perut orang-orang yang tidak membayar zakat.

Selain fasilitas tersebut, para kandidat akan melewati masa training yang lamanya mencapai ribuan tahun, yaitu:

1. Training indoor didalam kubur berupa siksa kubur dan 'hidup' dalam kesengsaraan ditemani ular dan makhluk aneh lainnya serta wajah-wajah buruk selamabertahun-tahun hingga ribuan tahun di alam barzakh tergantung kualitas amal ibadahnya dan dosa-dosa yang ia lakukan.

2. Training outdoor dilakukan di padang Mahsyar selama ribuan tahun,dalam suasana kepanikan dan huru-hara yang luar biasa. Bapak, ibu, anak dansaudara-saudara kita tak mampu menolong kita karena setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri.Bahkan para nabipun tidak mampu menolong, kecuali nabi Muhammad SAW yang akan menolong umatnya yang rajin bersholawat padanya.

SYARAT-SYARAT PELAMAR:

- Tidak diperlukan ijazah
- Tidak diperlukan koneksi atau uang sogok
- Tidak perlu bawa harta
- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau seksi.

Cukup membawa dokumen asli dari keimanan dan amal karya Anda sendiri.

WAKTU WAWANCARA:

Wawancara tahap 1, dilakukan 7 langkah setelah pelayat terakhir meninggalkan kuburan Anda. Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya bila jenazah seseorang diletakkan di dalam kubur, maka jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu (hadist hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal). Perlu diketahui jadwal wawancara Anda ini sudah ditentukan sejak roh ditiupkan ke tubuh Anda semasa dalam kandungan ibu.
 
Wawancara tahap 2: Hanya Allah lah yang tahu.

LOKASI DAN LAMA WAWANCARA:

Wawancara tahap I, dilakukan di dalam kubur (alam barzakh) selama beberapa menit hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya.

Wawancara tahap II, dilakukan pada hari penghisaban (hari perhitungan) selama beberapa hari hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya. Dalam salah satu haditsnya Rasulullah pernah bersabda bahwa jarak waktu masa pengadilan antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin adalah 500 tahun. Berbahagialah Anda yang miskin selama di dunia, yang memiliki sedikit harta untuk diminta pertanggungjawabannya (karena sebutir nasi yang Anda buang akan diminta pertanggungjawabannya).

PEWAWANCARA:

Wawancara tahap I, dilakukan oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.

Wawancara tahap II, dilakukan langsung oleh Allah Sang Penguasa Hari Kemudian.

WAWANCARA HANYA BERISI 6 PERTANYAAN:

1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa agamamu ?
3. Siapa nabimu?
4. Apa kitabmu?
5. Dimana kiblatmu ?
6. Siapa saudaramu?

Sungguh 6 pertanyaan yang sangat mudah, tapi sayangnya tidak bisa dihapal dari sekarang karena keimanan dan amal kitalah yang akan menjawabnya.

CARA MELAMAR:

Sekali lagi, ini benar-benar rekrutmen yang sangat istimewa, tidak perlu membawa berkas lamaran, siapa saja dijamin diterima, bahkan untuk melamarpun Anda akan dijemput secara khusus. Dijemput oleh makhluk sekaliber malaikat yang bernama Izroil. Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (bisa jadi sebentar lagi).

BENARKAH LOWONGAN INI?

Simaklah hadits dibawah ini, sesungguhnya terlalu banyak rahasia alam ini yang tidak mampu kita ketahui, apalagi mengenai akhirat.

Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya aku mampu melihat apa yang tak sanggup kalian lihat. Kudengar suara gesekan dilangit (berkriut-kriut), langit sedemikian padatnya, tak ada tempat kosong bahkan seluas empat jari sekalipun karena langit dipenuhi para malaikat yang sedang bersujud kepada Allah SWT. Demi Allah! SEKIRANYA KALIAN MENGETAHUI APA YANG AKU KETAHUI (tentangakhirat), NISCAYA KALIAN TIDAK AKAN PERNAH TERTAWA SEDIKITPUN, BAHKAN KALIAN PASTI AKAN BANYAK MENANGIS (karena takut). Dan niscaya kalian tidak akan pernah bisa bersenang-senang dengan istri-istri kalian, dan niscaya kalian akan keluar berhamburan kejalan-jalan (berteriak) untuk memohon (ampun) dan memanjatkan doa kepada Allah (meminta perlindunga dari bencana akhirat) yang akan Dia timpakan." ( HR Tirmidzi & Al-Bukhari).

Sementara jutaan Malaikat dengan penuh rasa takut dan hormat sedang bersujud kepada Allah, dan sementara Malaikat peniup Sangkakala sudah siap di depan trompetnya sejak alam ini diciptakan, sementara itu pula masih banyak diantara kita yang masih terlena dengan dunia ini dan bergelimang dalam alam pikirannya sendiri. Tidak sadar ia bahwa dirinya sedang masuk dalam program penerimaan lowongan yang ada di akhirat.

Allahua'lam...

Sabtu, 12 Desember 2009

Halaqoh: Sarana Transformasi Diri



Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Dahulu, saya kurang begitu mengerti dan paham apa yang dimaksud dengan halaqoh. Sampai pada akhirnya saya diperkenalkan dengan istilah tersebut  oleh kakak saya yang notabene adalah seorang aktivis dakwah kampus di salah satu universitas negeri di Jakarta. Berhubung kakak saya adalah seorang akhowat, sehingga proses halaqah pun tidak bisa di-handle secara langsung olehnya melainkan sengaja dipercayakan kepada temannya, Iwan Ridwan namanya. Ya, dialah murabbi pertama saya, seorang ustadz yang mengenalkan kepada saya apa itu halaqoh dan urgensinya. Sejak saat itulah, nuansa baru mulai terasa, sedikit-demi-sedikit mulai terasa berbeda, perbedaan menuju perbaikan tentunya. Hari-hari saya mulai terasa lebih berwarna dengan pancaran cahaya islam dan ketakwaan serta keimanan kepada Allah SWT dengan berbagai tausyiah dan pemahaman-pemahaman terkait keislaman dan ruang lingkupnya.

Saya mulai mengenal halaqoh sejak kelas 2 SMA, maklum disekolah saya memang tidak ada rohis karena background sekolah saya adalah sekolah islam alias Madrasah ‘Aliyyah sehingga tidak ada yang namanya mentoring ataupun sejenisnya. Dengan alasan semua materi keislaman sudah dipelajari dibeberapa mata pelajaran seperti Fiqh, Qur’an Hadits, Aqidah Akhlaq dan SKI (Sejarah Kebudayaan Islam). Selang beberapa tahun_kurang lebih 1,5 tahun_bersama bang Iwan_begitu saya memanggil beliau_banyak hal yang diajarkan dan menjadi pelajaran yang penting terkait halaqoh dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Karena menurut saya, halaqoh itu memang ilmu terapan bukan sekedar hafalan maupun pemahaman semata. Dari sini saya mulai membuka mata, hati dan bahkan fikiran, ternyata banyak sekali manfaat dari halaqoh itu sendiri. Mulai dari sarana silaturrahim, menimba ilmu bahkan sebagai sarana berbagi permasalahan diri. Alhamdulillah, manfaat ini dapat saya rasakan sampai saya kelas 3 dan bahkan proses halaqoh pun terus berlanjut hingga hampir menjelang kelulusan saya di SMA.

Fase-fase transisi dari SMA ketingkat Perguruan Tinggi mulai saya persiapkan, mulai dari persiapan menghadapi UAN sampai termasuk didalamnya ialah persiapan mengikuti berbagai macam tes masuk PTN. Berbagai macam ujian masuk saya ikuti, mulai dari SIMAK UI, UTUL UGM, BUD Depag ke ITB, PMDK UPI, PMDK UNJ dan terakhir USMI IPB. Tapi semuanya nihil, kecuali PMDK UNJ dan USMI IPB. Di UNJ sendiri ternyata ada tes lanjutan dari berkas-berkas calon mahasiswa yang lolos seleksi, sedangkan di IPB tidak. Akhirnya dengan pertimbangan matang saya putuskan untuk memilih IPB sebagai tempat transit saya untuk lebih dalam lagi menyelami samudera ilmu yang saya pilih selama beberapa tahun kedepan. Sejak saya tahu bahwa saya diterima di salah satu kampus terbaik negeri ini, yaitu IPB. Saya mulai mempersiapkan surat perpindahan halaqoh saya ke IPB atau sering disebut surat Mutasi itupun atas rekomendasi dari kaka kelas saya yang lebih dahulu melanjutkan studinya di IPB, ka Saiful Bahri namanya. Beliau adalah kakak kelas saya sewaktu di SMA, yang merupakan salah satu orang yang sedikit-banyak telah menginspirasi saya semasa disekolah. Ya, beliau adalah seorang siswa berprestasi dizamannya dengan segala keterbatasannya yang dimiliki. Seperti halnya pendatang baru di dunia yang baru, tentu pada awalnya saya tidak begitu mengerti apa itu surat Mutasi. Namun belakangan saya mulai mengerti ternyata surat itu merupakan surat “pindah tugas” saya sebagai calon kader dakwah dimasa yang akan datang. Berkat beliau pulalah saya dapat melanjutkan halaqoh ini sampai sekarang. Karena memang, yang namanya proses halaqoh itu tidak hanya sebagai program pendidikan karakter setahun dua tahun saja, tapi lebih dari itu. Karena yang namanya proses belajar dan mengajar, dididik dan mendidik itu merupakan kewajiban kita sebagai umat muslim dari sejak lahir sampai usia akhir.

Banyak manfaat halaqoh yang sudah saya rasakan. Baik dari segi pemikiran (Fikriyah) maupun kepribadian (Sakhsiyyah). Secara pemikiran, hal yang saya dapatkan diantaranya ialah meningkatnya tsaqofah islamiyah saya baik secara konvensional maupun kontemporal. Sedangkan dari segi kepribadian, yang saya dapatkan dari kegiatan halaqoh adalah terbentuknya suatu karakter kesolehan pribadi yang tercermin dari tutur kata, tingkah laku bahkan aktivitas-aktivitas kita sehari-hari yang sebisa mungkin didasarkan serta disesuaikan kepada syariat islam yang mengatur segala sendi kehidupan. Sehingga akan terbentuk suatu pola tingkah laku yang islami dan dapat memberikan teladan yang baik bagi diri sendiri, teman, keluarga, kerabat dan lebih luas lagi bagi lingkungan sekitar kita. Halaqoh bagi saya ibarat sebuah oase ditengah keringnya padang gurun keimanan. Oase iman diantara keringnya padang hedonisme yang membentang disetiap tempat sejauh mata memandang. Tentu semua itu hanyalah sebagai tolok ukur kemampuan kita dalam menyikapi dan memilah serta memilih mana yang baik untuk dilakukan dan mana yang buruk untuk ditinggalkan.

Halaqoh bukan hanya semata-mata tempat pelarian saya dalam mencari perlindungan Allah dari segala godaan dan cobaan. Tapi lebih dari itu, disini saya dapat merasakan indahnya kebersaman, ukhuwah yang erat terjalin bersama kawan sesama ikhwan, ilmu dan pemahaman tentang keislaman serta tempat berbagi dan memecahkan segala permasalahan. Halaqoh yang saya temukan disini ibarat sebuah ‘Usrah atau keluarga. Ada fungsi saling menjaga, ada pula fungsi saling memiliki bahkan fungsi nasihat-menasihati. Fungsi menjaga tidak hanya sekedar menjaga sesama saudara dari segala mara bahaya, namun yang lebih mulia adalah menjaga aib sesama kita. Memiliki pun tidak hanya sekedar memiliki, saling melindungi menjadi kunci kuatnya rasa ini. Nasihat-menasihati menjadi sebuah habit yang sudah tertanam sejak diri ini mengenal halaqoh beserta urgensinya. Dari rasa inilah yang kemudian menjadi dasar atas kekuatan ukhuwah yang sudah terbina. Ibarat sebuah keluarga, disini saya dibina dan dididik untuk menjadi seorang muslim yang memiliki sakhsiyyah islamiyyah. Tanggungjawab sebagai sesama “keluarga” untuk saling menjaga dari “api neraka” menjadi tugas mulia dan utama, serta menjadi tantangan tersendiri dalam merajut dan memperkuat ikatan ukhuwah diantara kita. Sejauh ini, manfaat inilah yang saya rasakan dalam halaqoh. Pahit-manis ditanggung bersama, susah-senang dirasa bersama dan berat-ringan dipikul bersama. Itulah makna halaqoh yang saya dapat selama ini. Benar kata orang, 

“Tarbiyah (Halaqoh) bukanlah segala-galanya, tapi segala-galanya bisa bermula dari Tarbiyah.”

InsyaAllah..

Wallahua’lam bihsshowab.

Sabtu, 28 November 2009

Perbedaan Biji Gymnospermae Dan Angiospermae

Pengertian Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)

Secara harfiah Gymnospermae berarti gym = telanjang dan spermae = tumbuhan yang menghasilkan biji. Jadi, Gymnospermae adalah tumbuhan yang memiliki biji terbuka.

Tumbuhan kelompok Gymnospermae mempunyai ciri, yaitu :
1.Bakal biji tidak terlindungi oleh daun buah.
2.Berakar tunggang.
3.Umumnya berupa pohon.
4.Mempunyai akar, batang, dan daun sejati.

Para ahli biologi menggolongkan Gymnospermae menjadi beberapa ordo dan divisio, yaitu :
1.Cycadales divisio Cycadophyta, contoh pakis haji (Cycas rumphii)
2.Ginkgoales divisio Ginkgophyta, contoh Ginkgo biloba
3.Coniferales divisio Pinophyta, contoh pinus, cemara, dan damar
4.Gnetales divisio Gnetophyta, contoh melinjo (Gnetum gnemon)

Berikut akan dijelaskan keempat golongan Gymnospermae:
1.Ordo Cycadales Divisio Cycadophyta
Tumbuhan yang termasuk dari Cycadales adalah pakis haji. Pakis haji berbentuk seperti kelapa sawit dan sering digunakan untuk tanaman hias. Jenis ini dapat ditemukan di daerah tropis dan subtropis.

Klasifikasi Pakis Haji
Kingdom : Plantae (tumbuhan)
Subkingdom : Tracheobionta (berpembuluh)
Superdivisio : Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisio : Cycadophyta (sikad)
Kelas : Cycadopsida
Ordo : Cycadales
Familia : Cycadaceae
Genus : Cycas
Spesies : Cycas rumphii Miq

Adapun ciri-ciri umum dari ordo Cycadales adalah :
1.Berupa pohon, seperti kelapa sawit dengan pertulangan daun sejajar.
2.Berumah dua, artinya ada tanaman jantan yang menghasilkan strobilus jantan dan tanaman betina yang menghasilkan strobilus betina pada tanman yang berbeda.

Anggota ini menghasilkan strobilus yang besar. Meskipun demikian, rata-rata reproduksinya rendah. Dari 15-20 strobilus yang dihasilkan tumbuhan Cycas jantan, hanya satu atau dua saja yang siap melepaskan serbuk sarinya. Strobilus jantan ini menghasilkan aroma yang membuat serangga tertarik untuk datang. Setelah datang, serangga tersebut akan memakan strobilus dan berkembang biak. Pada saat yang sama, strobilus betina menghasilkan bau yang dapat mengusir serangga yang datang kepadanya. Setelah beberapa waktu, strobilus betina menghasilkan aroma yang justru menarik serangga yang berasal dari strobilus jantan. Sambil membawa mikrospora dari strobilus jantan, serangga tersebut menuju strobilus betina dan terjadilah polinasi.

2.Ordo Ginkgoales Divisio Ginkgophyta
Salah satu tumbuhan dalam ordo Ginggoales adalah Ginkgo biloba. Tanaman ini berasal dari Cina. Selain itu, spesies ini tercatat sebagai spesies pohon tertua di dunia. Selama 80 tahun spesies ini belum pernah berubah.

Klasifikasi Ginkgo biloba
Kingdom
: Plantae
Divisio : Ginkgophyta
Class : Ginkgoopsida
Ordo : Ginkgoales
Family : Ginkgoaceae
Genus : Ginkgo
Spesies : Ginkgo biloba

Ciri khas tanaman ini adalah mempunyai daun yang berbentuk seperti kapas dengan lebar 5 sampai 10 sentimeter dan tinggi batang mencapai 30 meter. Selain itu, daunnya juga ada yang berbentuk mirip daun paku kelompok suplir.

Manfaat dan kegunaan Ginkgo biloba:
1.Berfungsi sebagai antioksidan untuk menekan radikal bebas
2.Untuk meremajakan sel-sel otak yaitu dengan cara memulihkan reseptor-reseptor di dalam otak serta meningkatkan serotonin
3.Mempunyai kemampuan untuk memperbaiki peredaran darah
4.Dapat memacu produksi molekul energi ATP (adenosine triphosphate)

Ketika musim penyerbukan tiba, tanaman ini mengeluarkan bau yang kurang sedap dan dijauhi oleh manusia. Peluang agribisnis tanaman ini adalah di manfaatkan sebagai peneduh atau sebagai tanaman hias. Selain itu, tanaman ini juga di percaya sebagai tanaman obat Bronkhitis dan asma sejak 5000 tahun lalu di Cina.

3.Ordo Coniferales Divisio Pinophyta
Tumbuhan yang termasuk ordo Coniferales adalah pinus atau tusam (Pinus merkusii), damar (Agathis alba), dan cemara (Araucaria cunning hamii).

Klasifikasi Pinus
Kingdom : Plantae
Divisio : Coniferophyta
Class : Pinopsida
Ordo : Pinales
Family : Pinaceae
Genus : Pinus
Spesies : Pinus montezumae Lambert.

Adapun ciri umum ordo Coniferales adalah tanaman berupa pohon, daun berbentuk jarum, serta ada yang berumah satu dan berumah dua. Pohon pinus dan cemara banyak hidup di Eropa bagian pegunungan. Di Eropa tanaman pinus dan cemara disebut evergreen, artinya daunnya tetap hijau sepanjang masa. Tumbuhan dari ordo ini banyak dimanfaatkan oleh manusia. Misalnya, batang pinus digunakan untuk bahan industri kertas dan korek api. Sedangkan damar digunakan untuk minyak terpentin dan obat-obatan. Selain itu, cemara juga dapat digunakan sebagai tanaman hias. Manfaat dan kegunaan tanaman tersebut merupakan peluang dalam agribisnis.

4.Ordo Gnetales Divisio Gnetophyta
Tumbuhan yang cukup dikenal dari ordo ini adalah melinjo atau tangkil (Gnetum gnemon). Melinjo banyak digunakan oleh orang Indonesia untuk sayur-sayuran dan emping.

Klasifikasi ilmiah Gnetum gnemon (Melinjo)
Kingdom : Plantae
Divisio : Gnetophyta
Class : Gnetopsida
Ordo : Gnetales
Family : Gnetaceae
Genus : Gnetum
Spesies : Gnetum gnemon

Anggota lainnya adalah Ephedra sp. dan Welwitschia sp. Genus Ephedra atau yang di kenal dengan nama ”Mormon tea” atau ”Ma Huang” mengandung zat ephedrin dan pseudo-ephedrin. Zat ini jika di minum dalam dosis rendah digunakan sebagai obat demam. Zat ini dapat pula mengemulsikan sistem syaraf pusat sehingga tidak jarang digunakan sebagai narkoba yang dikenal dengan herbal ectacy. Ephedra tumbuh di seluruh gurun di dunia.

Berbeda dengan Ephedra yang tumbuh di seluruh gurun dunia, Welwitschia hanya tumbuh di gurun Afrika. Pertumbuhan tumbuhan dengan daun berupa helai-helai yang besar dan panjang mirip gurita ini cukup lambat. Kebutuhan airnya sebagian besar dipenuhi melalui kabut.

Adapun ciri-ciri umum ordo Gnetales antara lain tanaman berupa pohon, daun lebar, dan mempunyai pertulangan menyirip bentuk daun buah melingkar atau berkarang, serta ada yang berumah satu dan berumah dua.

Secara umum Gymnospermae bermanfaat bagi kehidupan manusia. Di antaranya sebagai berikut :
1.Tanaman hias, misalnya cemara dan pakis haji.
2.Bahan industri, cat, dan obat-obatan, misalnya damar.
3.Bahan pembuat kertas dan korek api, misalnya pinus.
4.Sayur-mayur, misalnya melinjo.

Pengertian Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)

Tumbuhan biji tertutup memiliki jumlah spesies lebih banyak dibandingkan dengan tumbuhan berbiji terbuka. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) berasal dari kata angio = bunga dan spermae = tumbuhan berbiji. Tumbuhan ini memiliki bunga yang sesungguhnya yang terdiri dari mahkota bunga, kelopak bunga, putik, dan benang sari.

Secara umum, tumbuhan berbiji tertutup memiliki ciri yang sama dengan tumbuhan berbiji terbuka. Keunikan tumbuhan berbiji tertutup terletak pada bijinya yang tersusun oleh keping lembaga (Cotyledon). Keping lembaga pada tumbuhan berbiji tertutup membentuk dua kelompok tumbuhan, yaitu tumbuhan berbiji tunggal (Monocotyledonae) dan tumbuhan berbiji berkeping dua (Dicotyledonae).

1.Tumbuhan Berkeping Tunggal (Monocotyledonae)
Monokotil disebut juga tumbuhan berkeping satu atau tunggal kerena memiliki biji yang berkecambah dengan satu daun lembaga.

Contoh tumbuhan monokotil adalah padi, gandum, dan jagung. Tumbuhan ini memiliki beberapa ciri, yaitu berakal serabut, batang memiliki ruas-ruas, pertulangan daun sejajar, jumlah mahkoa bunga atau kelopak adalah tiga atau kelipatannya, dan batangnya tidak bercabang-cabang.

Tumbuhan monokotil memiliki beberapa famili, diantaranya: famili pisang-pisangan (Musaceae), famili rumput-rumputan (Gramineae atau Poaceae), famili nanas-nanasan (Bromeliaceae), famili anggrek-anggrekan (Orchidaceae), famili jahe-jahean (Zingiberaceae), dan famili kelapa (Palmae).

2.Tumbuhan Berkeping Ganda (Dicotyledonae) 
Dikotil disebut juga tumbuhan berkeping dua atau ganda kerena memiliki biji yang berkecambah dengan dua keping daun lembaga.

Contoh tumbuhan dikotil adalah kacang tanah, mangga, durian, apel dan lain sebagainya. Ciri utama tumbuhan dikotil adalah memiliki dua daun lembaga (dua kotiledon), daun yang menyirip atau menjari, batang yang umumnya memiliki batang yang bercabang, bunga memiliki bagian-bagian kelipatan dua, empat atau lima dengan bentuk beraturan dan mencolok, memiliki jaringan pembuluh xilem dan floem pada batang dan akar tersusun dalam lingkaran dan memiliki cambium sehingga akar dan juga batang dapat bertumbuh besar, tidak memiliki tudung akar, pembuluh pengangkutnya teratur dan memiliki sistem akar tunggang.

Tumbuhan dikotil memiliki beberapa famili, diantaranya: famili polong-polongan (Leguminosae), famili jeruk-jerukan (Rutaceae), famili getah-getahan (Euhorbiaecae), famili jambu-jambuan (Mirtaceae), famili komposit (Composite), famili kapas-kapasan (Malvaceae), famili terong-terongan (Solanaceae).

World Clock